MANUSIA DAN
TANGGUNG JAWAB
A. Manusia
dan tangung jawab
Pengertian yang kita peroleh
sehari-hari untuk kata “pertanggungjawaban” dari kata “tangung jawab” yaitu
beban psikis (kejiwaan) yang melandasi pelaksanaan kewajiban (atau dalam melakukan
kewajiban) dari yugas tertentu. Kesanggupan seseorang terhadap suatu tugas
wajib atau kemudian disebut kewajiban, akan berakibat suatu celaan atau
menerima akibat tertentu jika tidak dilaksanakan. Apabia meninggalkan tugas
wajib dapat diartikan melupakan kewajiban atau tak bertanggung jawab.
B. Makna
tanggung jawab
Tanggung jawab adalah kesadaran
manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak
disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan
kewajibannya.
Menurut sifat dasarnya manusia
adalah makhluk bermoral, tetapi manusia juga seorang pribadi. Oleh karena itu,
manusia mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri, dengan itu manusia
berbuat atau bertindak.[1]
C. Macam-macam
tanggung jawab
1. Tanggung
jawab kepada keluarga
2. Tanggung
jawab kepada masyarakat
3. Tanggung
jawab kepada Bangsa/Negara
4. Tanggung
jawab kepada Tuhan
Dalam
konteks sosial manusia merupakan makhluk sosial. Ia tidak dapat hidup sendirian
dengan perangkat nilai-nilai selera sendiri. Nilai-nilai yang diperankan
seseorang dalam jalinan sosial harus dipertanggungjawabkan sehingga tidak
mengganggu konsensus nilai yang telah disetujui bersama.[2]
Tanggung jawab adalah sifat terpuji yang
mendasar dalam diri manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga tergeser
oleh faktor eksternal. Setiap individu memiliki sifat ini. Ia akan semakin
membaik bila kepribadian orang tersebut semakin meningkat.[3]
Pada dasarnya Tanggung Jawab
dalam konteks pergaulan manusia adalah suatu keberanian. Orang yang bertanggung
jawab adalah orang yang berani menanggung resiko atas segala hal yang telah
dilakukan atau diperbuat menjadi tanggung jawabnya. Ia jujur terhadap dirinya
dan jujur terhadap orang lain, adil, bijaksana, tidak pengecut dan mandiri. Dengan
rasa tanggung jawab, orang yang bersangkutan akan selalu berusaha memenuhi
kewajibannya melalui seluruh potensi dirinya. Orang yang bertanggung jawab
adalah orang mau berkorban untuk kepentingan orang lain ataupun orang banyak.
Orang
yang bertanggung jawab dapat memperoleh kebahagiaan, sebab ia dapat menunaikan
kewajibannya dengan baik. Kebahagiaan tersebut dapat dirasakan oleh dirinya
sendiri ataupun oleh orang lain/banyak. Sebaliknya orang yang tidak bertanggung
jawab akan menghadapai kesulitan, sebab ia tidak melaksanakan kewajibannya
dengan baik dan tentunya tidak mengikuti aturan, norma serta nilai-nilai yang
berlaku. Selain itu wujud dari tanggung jawab juga berupa pengabdian dan
pengorbanan. Pengabdian dan pengorbanan adalah suatu perbuatan yang baik untuk
kepentingan manusia itu sendiri.[4]
[2] Hartono,
Drs., dkk., ILMU BUDAYA DASAR: Untuk Pegangan Mahasiswa, PT. Bina Ilmu,
Surabaya, 1991.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar